Oo Gituu…

scroll it, you'll love it

Archive for the ‘GNU/Linux’ Category

Code Name vs "Apalah Arti Sebuah Nama"?

with one comment

Code

Satu hal menarik mengenai rilis setiap distro Linux, yaitu nama kode rilisnya. Kalo ada pepatah “apalah arti sebuah nama…”, menurut tanggapan saya (ngambil dari salah satu advertising) adalah “begitu berharga…”:)

Seberapa menarik sih, mungkin teman-teman juga sama tertarik. Let’s see saja ya… (oya, saya ngambil distro major saja ya, plus yang saya ikuti saja dari setiap rilisnya. kalo ada yang tidak disebutkan dan itu menarik, boleh jadi masukan baru;)

Ubuntu

Ubuntu

http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Ubuntu_releases

Saya yakin semua udah kenal dengan distro yang satu ini. Code name Ubuntu sebenarnya mudah diikuti. Ubuntu sendiri pertama kali rilis adalah Ubuntu 4.10 dengan nama kode Warthy Warthog pada 20 Oktober 2004. Ya, angka major rilisnya menunjukkan tahun rilisnya dan angka minornya menunjukkan bulan rilis. Nama kodenya sendiri selalu menggunakan dua kata dengan huruf awal yang sama. Kata pertama menunjukkan sifat dan kata kedua menunjukkan binatang. Setiap rilisnya pun menggunakan nama kode secara alfabetis, kecuali tiga rilis pertama. Read the rest of this entry »

Advertisements

Written by Allan AS

6 March 2011 at 5:22 am

Backend: xine OR gstreamer?

with 2 comments

xine

Mungkin kita senang memainkan video memakai VLC, Totem, Dragon Player, Kaffeine, Xfmedia, atau aplikasi video player lainnya. Untuk pemutar musiknya mungkin sering pakai Rythmbox, Banshee, AmaroK, JuK, Exaile, Audacious, XMMS, atau pemutar musik lainnya. Ya, semua itu adalah frontend dari dua backend judul pembahasan ini. Backend boleh juga dibilang engine dari frontend.

Xine dan GStreamer merupakan dua backend yang digunakan oleh frontend-frontend di atas. Dapatkah kita memiliki keduanya dalam sistem kita? Ya tentu saja boleh, hanya saja pertanyaannya untuk apa butuh dua orang untuk mengerjakan satu hal yang masing-masing mampu mengerjakannya sendiri 😉 Read the rest of this entry »

Written by Allan AS

4 June 2010 at 7:45 pm

Posted in GNU/Linux

Fedora Time Machine

leave a comment »

Fedora

Kalau seseorang ingin melihat masa lalunya mungkin dapat dilakukan dengan cara memandangi koleksi foto-fotonya. Ya memang tidak sepenuhnya kembali ke masa lalu seperti cerita-cerita, setidaknya ada hal yang terkenang.

Bagaimana kalau yang dikenang itu Fedora, well…. langsung saja –> Wallpaper. Setiap distribusi (distro) linux (GNU/Linux) hadir dengan tema tertentu di setiap rilisnya. Wallpaper yang digunakan tentu khas dari rilis ke rilis. Kalau ingin mengoleksi wallpaper Fedora Core 1 sampe Fedora 13, saatnya menyiapkan waktu;) Read the rest of this entry »

Written by Allan AS

4 June 2010 at 7:44 pm

Posted in GNU/Linux

Distro Ini, Distro Itu atau Sekadar Distro Lain

with one comment

diambil dari: Distro Ini, Distro Itu atau Sekadar Distro Lain
oleh I Made Wiryana
Kontributor Majalah InfoLINUX

Distro adalah pemaketan kernel Linux, library, utilitas dan aplikasi-aplikasi ditambah program instalasi dan administrasi sistem ke dalam suatu paket siap pakai. Ada distro untuk berbagai penggunaan, seperti Ubuntu, Fedora, openSUSE, dan Mandriva. Ada pula distro penggunaan khusus seperti untuk firewall, untuk forensik dan sebagainya. Di Indonesia pun distro-distro lokal sudah bermunculan seperti IGOS Nusantara dan BlankOn Linux.*1) Read the rest of this entry »

Written by Allan AS

4 June 2010 at 7:42 pm

Posted in GNU/Linux

Upgrade / Update / Install Ulang ?

leave a comment »

Menanggapi pesan-pesan di dinding grup (bukan cicak-cicak;) saya akan memberi saran bagaimana untuk menentukan apakah lebih baik melakukan upgrade, update, atau install ulang.

Bedanya upgrade dengan update apa ya? Sedikit analogi deh.

Kalo di Windows pasti gak asing dengan istilah service pack kan? Nah service pack ini berfungsi sebagai upgrade. Mengapa tidak termasuk update, tentu karena dengan service pack yang lebih baru berbagai aplikasi yang mensyaratkan requirement tersebut baru dapat terinstall. Misalkan saja Adobe Photoshop CS2 yang mensyaratkan Windows XP SP2 (atau Windows 2000 SP4), nah, dengan Windows XP SP1 Photoshop ini tidak bisa diinstallkan. Kalo di GNU/Linux sendiri, contohnya berpindah dari Karmic ke Lucid merupakan upgrade (keseluruhan). Read the rest of this entry »

Written by Allan AS

4 June 2010 at 7:39 pm

Posted in GNU/Linux

Hello (GNU/Linux) World!

leave a comment »

Home sweet home, btw, mungkin ada beberapa di antara kita yang pake linux (merujuk ke GNU/Linux) eh cuman bisa maen di home doank (maksudnya direktori home aja;). Pengen bikin folder di root, eh gak bisa, harus punya izin akses. Atau mungkin, ini file-file yang diinstall larinya ke mana ya? Tadi nginstall game dari installer (bukan paket), trus lari ke mana file-filenya. Config ini itu ada di mana? Saya tertarik LaTex (pada paket texlive), ingin membaca artikel-artikel, buku-buku petunjuk penggunaaanya, tetapi ada di mana ya? Masa harus di ekstrak dari .deb atau .rpm, dll. langsung?

Ya permasalahannya bisa macem-macem, tetapi solusinya sih cukup satu dulu;)
Kenali struktur direktori linux. Read the rest of this entry »

Written by Allan AS

4 June 2010 at 7:35 pm

Posted in GNU/Linux

Membuat Repository Lokal untuk Ubuntu dan Fedora

leave a comment »

Diasumsikan bahwa kita telah mengetahui tujuan dari pembuatan repository lokal sehingga hal tersebut tidak perlu dijelaskan lagi di sini, oke;)

Pada dasarnya, cara pembuatan repository lokal di Ubuntu dan di Fedora pun sama saja. Mengumpulkan semua paket dalam sebuah direktori (atau lebih), melakukan scanning packages, membuat file konfigurasi sumber repo, dan terakhir mengupdate database repo.

Ubuntu

Membuat Repository Lokal untuk Ubuntu

  1. Buka Synaptic (System > Administration > Synaptic Package Manager), dan lakukan Add CDROM pada sumber repository. ##
  2. Install paket dpkg-dev dan kembali tutup Synaptic setelah dpkg-dev berhasil diinstall. Read the rest of this entry »

Written by Allan AS

4 June 2010 at 6:28 pm

Posted in GNU/Linux